Merintis dari Nol, Ini Cerita Lengkap Pendirian Unisal!
Bandung - Tidak banyak perguruan tinggi yang hadir dengan mimpi sebesar Universitas Sali Al-aitam (UNISAL). Universitas ini bukan sekadar tempat untuk belajar saja, melainkan perwujudan dari perjuangan yang panjang, dan juga keyakinan bahwa pendidikan harus bisa diakses oleh siapa pun, termasuk mereka yang datang dari daerah terpencil dan memiliki keterbatasan ekonomi.
UNISAL berawal dari sebuah gagasan Bapak Sali Iskandar, seorang tokoh yang memahami betul perjuangan untuk mengakses pendidikan tinggi. Beliau berasal dari Cikarang, Cisewu, Garut Selatan yang tumbuh dalam lingkungan sederhana dan merupakan anak bungsu dari 3 bersaudara.
Beliau merupakan lulusan Sastra Sunda UNPAD, yang selama masa perkuliahannya beliau sangat senang belajar hal-hal lain diluar jurusannya. Hal inilah yang membuat beliau mendapatkan banyak relasi yang menjadi modal untuk bisa mewujudkan keinginannya yaitu membangun sekolah untuk membantu masyarakat luas..
Perjalanan pendirian UNISAL tidaklah mudah. Awalnya UNISAL lahir dalam bentuk Politeknik Sali Al-aitam dengan tiga program studi vokasi, yaitu Akuntansi Perpajakan, Akuntansi Lembaga Keuangan Syariah, dan Bisnis Digital.
Dalam proses pendiriannya, tantangan demi tantangan terus berdatangan. Mulai dari keterbatasan staf, kebutuhan administrasi, hingga pemenuhan standar pendidikan tinggi menjadi ujian yang harus dihadapi. Namun, komitmen terhadap kualitas dan nilai tetap menjadi prioritas utama. Bahkan Bapak Sali Iskandar terlibat langsung dalam berbagai aspek pengelolaannya.
Momen penting terjadi pada tahun 2021-2022, ketika Politeknik Sali Al-aitam bergabung dengan Akademi Respati di Sumedang, yang memiliki Program Studi Kebidanan. Dari proses inilah lahir Universitas Sali Al-aitam (UNISAL), yang secara resmi berdiri pada 7 Desember 2021 dengan surat keputusan (SK) pada awal 2022.
Seiring perjalanannya, UNISAL terus berkembang. Dari yang awalnya hanya beberapa program studi saja. Kini UNISAL memiliki 6 Fakultas dengan 13 program studi yang relevan dengan kebutuhan dan minat masyarakat sekarang. Harapannya bisa berdampak nyata untuk masyarakat luas.
Namun, pertumbuhan unisal yang begitu pesat juga tidak hanya diukur dari jumlah program studi saja, melainkan juga dari kualitas dosen, peningkatan mahasiswa, prestasi dan sarana yang tersedia kini lebih memadai.
UNISAL juga berkomitmen untuk saja tidak hanya mencetak lulusan yang cerdas secara intelektual, tetapi juga lulusan yang berkarakter, beriman, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Komitmennya juga tercermin dengan menyediakan berbagai beasiswa, khususnya bagi mahasiswa yatim piatu, mahasiswa dari daerah terpencil, dan mereka yang memiliki keterbatasan ekonomi.
Kini, UNISAL hadir sebagai salah satu universitas yang ada di Bandung dengan memiliki banyak mahasiswa yang berprestasi. Dan menjadi tempat untuk semua orang yang mau berusaha untuk mengakses pendidikan tinggi. Ini juga membuktikan bahwa kesempatan menuju kesuksesan akan selalu ada jika kita berusaha, tercermin dari perjalanan pendirian UNISAL ini.
Komentar
Posting Komentar